Telah kuberikan semua padamu, kecuali kenyataan itu. Kenyataan tak tertuang dalam kitab perjanjian cinta kita, karena kita lupa ada ruang dan waktu yg dulu kita hina-hina. Kini mimpi kita sembah puja ,asik di sana berdansa di lantai kaca berduri-duri, bila pagi terjaga atau di tengah malam buta, luka kita nikmati bersama tanpa air mata karena kita pemilik sah dari rindu-rindu terluka...
rindu-rindu nan indah..penggetar rasa pelipur lara...pengwet jenjang hari yg terus bertambah..tak lapuk dimakan hujan tak lekang oleh teriknya panas.sejatinya terukir indah di kanfas putih lukisan cinta..
kekasih, sejiwaku padamu rindu tiada lenyap jua sekalipun kabut pekat selimuti waktu, rinduku tak akan beku. Telah kutakdirkan kau kekal di hati, biarkan bayang-bayang yg kita peluk sayang tak akan hilang-hilang. Tak usah sedih pada waktu yg hilang, ruang kita mimpi panjang yang akan selalu terkenang-kenang.Tak bersua tak kecewa, karena kita adalah jiwa...
tak ada luka..tak ada kecewa...yang ada hanya bahagia yg indah...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar